Benarkah Indra Kontrasepsi Ipuh Pengaruhi Pembuatan ASI?

Penggunaan alat kontrasepsi bagi bok meneteki untuk menghindari kehamilan mungkinkah ipuh memikat pembuatan ASI? Tangkap penjelasannya yuk, Bunda.

 


Jakarta -

Hamil jua dalam paser jangka lengkung waktu damping setelah melahirkan bisa menjadi bagian yang dilematis buat torso dan arwah wanita. Bentuk Gimnastik Dunia (WHO) lagi merekomendasikan setidaknya menghuni sewaktu sepanjang sekurang-kurangnya 24 badar sebelum bertian kembali.

Selain itu, dalam terlalu banyak afair dikatakan bahwa melakukan korelasi seksual setakat 6 pekan pasca melahirkan bersisa dianggap rawan, Bunda. Ini sama kemaluan wanita yang baru membersitkan secara normal mungkin bersisa belum mati tanpa reserve tinimbang cabikan yang terjadi.

Hal tak yang perlu diketahui, berkorelasi seksual saja dapat memajukan menambah efek kenya hamil pula ketika masih kudu memberikan uap susu ibu (ASI) atas bayi. Oleh akibat itu, sama kembaran yang beraksi secara seksual, bisa lebih bagus semenjak bernala-nala santapan kontrasepsi untuk melindungi kehamilan atas sangkala sehabis persalinan.






Meskipun menyusui itu swatantra otomatis seringkali dapat menekan ovulasi dan betul bagai kiat pengekangan kelahiran. Bagi sebagian wanita, namun ini jangan sepenuhnya dapat diandalkan, sehingga perlu untuk menggunakan indra kontrasepsi.

Apakah kontrasepsi memikat pabrikasi ASI?

Mengutip ketimbang Pandia Health, konsumsi kontrasepsi ketika menyusui ganjar aman, Bunda. Namun, bok menyusui dianjurkan buat menunggu setakat jalan menyusui masuk sekurang-kurangnya sewaktu sepanjang enam rekan ataupun kian untuk memastikan produksi ASI yang dimiliki cukup. Itu sama beberapa indra kontrasepsi melalui kiat berbasis hormon bisa yang angsal menurunkan pabrikasi ASI.

"Sebagian hiper kiat kontrasepsi yang digunakan betina jangan dianggap riskan karena bayi yang disusui, tapi separo susunan kontrasepsi angsal mematikan bagi produksi ASI," istilah penasihat laktasi Kelly Bonyata, dikutip dari Kelly Mom.

Kontrasepsi perbandingan dalam tian progesteron lalu estrogen, yang tersedia di dalam bentuk untal KB melalui estrogen, koyo KB, lalu ring vagina. Kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen dikaitkan lewat produksi ASI yang renek dan daur meneteki yang makin pendek. Karena itu, wanita yang menyusui, boleh jadi pantas berhati-hati mengepas gaya kontrasepsi model ini.

Namun tidak semua ibu yang menggunakan kontrasepsi dalam tian estrogen atas lantar pabrikasi ASI menjelma berprofesi rendah, tapi bok yang tidak terpengaruh pun minoritas. Karena itu, ibu menetek jangan disarankan nunggangi kiat kontrasepsi ini atau susunan serupa.

"Ibu yang mempunyai kejadian lewat produksi ASI dan membuat yang meneteki anak yang makin besar berusia 1 warsa ataupun lewat mesti sangat beringat-ingat (menggunakan kontrasepsi ini)," sitir notulis Medications and Mothers Milk, Thomas Hale.

Pilihan kontrasepsi nyaman buat bok menyusui

Ada separo macam alat kontrasepsi yang ipuh dan dianggap bugar digunakan oleh ibu menyusui. Memangku tinimbang berbagai-bagai sumber, membarengi ini pada antaranya:

1. Kontrasepsi progestin

Kontrasepsi individual progestin yaitu gaya kontrasepsi hormonal, yang memerlukan preskripsi dokter, Bunda. Akan tetapi progestin tidak pada memudaratkan beyi ataupun memicu pembuatan ASI menurun.

Metode kontrasepsi progestin bobot kian lancar daripada alternatif non-hormonal. Gaya ini menghampari IUD per hormon, progestin only pills (POPs), implan, lalu injeksi (depo-provera).

  • IUD

IUD menjadi pelak satu yang sangat belacak digunakan, Bunda. Macam kontrasepsi ini terbongkar angsal protektif kehamilan hingga 99 bayaran sonder pantas memasukkan hormon ke di dalam tubuh.

"Bagi kebanyakan ibu, kontrasepsi yang saja mengandung progestin tidak membawa dampak hal per sediaan ASI kalau dimulai pasca pasar ke 6-8 sehabis melahirkan lalu kalau diberikan per takaran normal," nama Bonyata.

Jika tertawan cukup keliru mono tatanan kontrasepsi progestin yang lewat kawi lama, ibu menyusui ipuh nunggangi injeksi Depo-Provera yang angsal berkukuh dan berlangsung setidaknya selama 12 minggu. Namun, efeknya dapat dilihat hingga satu tahun. Untuk IUD dan implan angsal bertahan 3-5 tahun.

  • Pil Halus (POPs)

Pil mini yaitu gaya pengendalian kemunculan distingtif progestin. Jangan seperti tablet KB kombinasi, untal mungil tiada mengandung estrogen, sehingga tiada atas mengganggu sediaan ASI.

  • Nexplanon

Nexplanon saja dikenal bagai implan kontrasepsi. Implan ini dimasukkan cukup lekuk sampul depan lengan, pada mana sira terus- menerabas meluruhkan progestin dalam sukatan renek selama tiga tahun untuk memberikan perlindungan ketimbang kehamilan. Ini dapat dihilangkan bilamana cuming selama era tiga tahun.

  • Depo-Provera

Depo-Provera adalah bentakan yang secara perlahan meluruhkan progestin ke dalam aliran pembawaan sewaktu sepanjang 11 engat 14 minggu. Per cara ini, betina tiada atas hamil selama menjelang suntikan. Akibat itu, penting menjumpai bilas yang dijadwalkan teliti bernas waktu untuk melindungi efektivitasnya.

2. Kiat Non-hormonal

Dengan separo pengecualian, pilihan KB non-hormonal ini siap tanpa petunjuk dokter. Belacak memikir ini yaitu kiat pembatas karena berperan beraksi ganal skrin untuk penggalang semen mencapai sel telur. Sebelah macam alat kontrasepsi ini, seperti:

  • Kondom

Kondom boleh dua, merupakan kondom lelaki lalu wanita. Kondom pria tersedia dalam berbagai-bagai jenis, ukuran, lalu bahan. Kondom digunakan untuk menyimpan merahasiakan alat gawat lelaki sebelum, selama, lalu selepas ejakulasi.

Sementara kondom kenya adalah raja kontrasepsi yang terjadi dari kantong berbahan poliuretan lewat ring fleksibel cukup setiap ujungnya. Ini menahan dan penggalang semen lut ke tubuh wanita.

  • Spermisida

Spermisida memiliki berbagai-bagai susunan tetapi berkarya melalui atas yang sama. Buatan ini dimasukkan ke di dalam puki dini berhubungan intim, yang absah untuk menghalangi sperma. Ciptaan ini rata-rata mengandung nonoxynol-9, spermisida yang melumpuhkan ataupun pelebur sperma.

  • Today sponge

Ini berbentuk pelembungan kembung per punding nilon. Today sponge pengempang serviks untuk defensif jauhar masuk. Sponge juga mencoplok spermisida, yang dapat meneduhkan mani bidik sel telur.

  • Diafragma

Ini kudu dipasang oleh medikus lalu tidak dapat digunakan sebatas heksa pekan sejak melahirkan. Indra ini dimasukkan ke dalam kemaluan untuk membekukan sperma.

  • ParaGard

ParaGard yaitu IUD cabar hormon, pada mana tembaga dililitkan di lebih kurang perangkat, yang bertindak sebagai spermisida. Kontrasepsi ini memberikan 10 tahun bungker kehamilan, tapi angsal dilepas bila saja seumpama kenya ingin hamil.

3. Kiat alami

Metode ini tiada terjurai di satuan ataupun hormon. Gaya ini terdiri dari perangai yang angsal wanita lakukan buat mengelikkan kehamilan. Cara ini, adalah mas kawin ASI kerap ataupun Gaya Amenore Laktasi (LAM) lalu keluarga Asa Natural (KBA).

  • LAM

Seperti yang dijelaskan cukup atas, pemberian ASI acap ataupun LAM berpotensi menunda ovulasi hingga heksa purnama setelah melahirkan. Akan tetapi sebaiknya tiada mengunggulkan kiat ini lewat ketimbang heksa penuh atau kalau selesei mengalami mens sedari melahirkan.

  • KBA

Metode ini mengandalkan pemantauan perubahan torso buat mengangkat bilamana ovulasi terjadi. Ini menggunakan kiat berbasis isyarat dan kalender. Biar jangan boleh resep yang menyatakan KBA tiada angsal dianggap bagai pilihan kontrasepsi untuk ibu menyusui, namun WHO menengarai maka gaya kognisi produktivitas boleh jadi luka lancar buat betina menyusui, Bunda.

Bunda, mencerap lagi pada adem cegah kehamilan karena bok meneteki dalam gambar berikut:

Banner Susy SusantiFoto: HaiBunda



(AFN/jue)





Ongkos Lahiran Bunda Tinggal Kurang? Dapatkan Uang Tambahan engat Rp 10 Juta di Sini


LihatTutupKomentar