Agar Tetap Berkualitas, Begini Kiat Penahanan ASI yang Legal Bun

Penyimpanan ASI nyatanya maha berpengaruh atas kadar ASI. Oleh karena itu agar ASI statis aman dikonsumsi Si Kecil, Simbok perlu buat perbuatan berikut.

 


Jakarta -

Saat menyusui, Simbok pastinya kenyir meneteki Si Kecil secara langsung daripada payudara. Namun, sebelah keadaan seperti bekerja, bayi jebrol prematur, ataupun buah dada penuh sering kali melangsung kan Simbok pantas peras ASI lalu menyimpannya.

Penyimpanan ASI cengki aci penyelesaian dalam pelbagai kondisi. Tapi, tahukah Simbok bahwa penyimpanan ASI yang tidak cam angsal mempengaruhi kualitas ASI. Jadi, Bunda layak ingat cara penyimpanan ASI yang legal supaya stasioner berkualitas, tahan lama, lalu enak diminum Si Kecil.

Cara pijit ASI

Sebelum bidis ke kiat penahanan ASI yang benar, Simbok harus ingat dahulu pada memerah ASI yang baik. Mengingat ini saja pada mempengaruhi payu ASI yang disimpan. Ikut atas pijit ASI yang asi ganal dikutip ketimbang NHS UK.






- Sebelum memulai, basuh lengan via sabun cair lalu uap hangat.

- Pegang jambang buah dada ataupun tampung yang disterilkan cukup mungkum buah dada buat menampung ASI.

- Memicit payudara melalui remik untuk mengakomodasi keluarnya ASI. Sebaiknya hindari perah itil oleh upas membuatnya sakit.

- Ketika aliran tinimbang mono buah dada melambat, buat bidang yang itu-itu saja ke tetek lainnya.

- Seumpama menggunakan pompa, pastikan pompa lalu wadah bersih lalu disterilkan dini digunakan. Atas pompa elektrik, sebaiknya hindari nunggangi kekuatan mencucup yang langsung jangkung oleh angsal negatif ataupun menyebabkan besem atas puting.

Teknik penyimpanan ASI

Ikatan Medikus Anak Indonesia (IDAI) sudah pernah mendekap beberapa bab yang butuh Simbok lakukan momen menyimpan ASI. Lewat begitu, ASI yang telah diperah bisa terdokumentasikan melalui baik dan jangan sput rusak.

- Bilas lengan Bunda dini menggudangkan ASI

- Untuk penyimpanan ASI, sebaiknya gunakan botol kaca ASI atau pak plastik tertutup tipak lewat pecahan kayu cuai bisphenol A (BPA). Hindari penggunaan kekandi plastik biasa ataupun jambang buah dada disposable sama mudah murus lalu terkontaminasi.

- Pastikan peti kemas bersih. Kontainer pantas dicuci lewat setum panas dan sabun serta dibiarkan engat ringkai sebelum dipakai.

- Simpanlah ASI sesuai via kepentingan Si Kecil.

- Pastikan tampung ASI sudah pernah diberi stiker bermuatan merek Si Lata dan tanggal ASI diperah. Tanggal perlu dicantumkan buat menetapkan ASI yang dipakai yakni ASI yang makin lama.

- Jangan campurkan ASI yang sudah pernah dibekukan lewat ASI yang berlebih terkini atas tampung penyimpanan.

- Nir mempunyai selisih ASI yang sudah dikonsumsi buat konsumsi berikutnya.

- Pulih peti kemas ASI agar keratin yang dalam tian krim pada bagian sehubungan tersatu merata. Hindari saja menggojlok ASI sama dapat destruktif faktor penting ASI.

Cukup mudah bukan, Bun? Wicara bertanya retensi ASI, setiap Simbok tentu menyimpannya di tempat berbeda-beda. Bunda upas menyimpannya cukup almari bufet es atau terlebih membekukannya di freezer.

Untuk memutus ASI, Simbok butuh mengengatkan tutup jambang atau kontainer. Beri bilik sekitar 2,5 cm tinimbang sahap jambang oleh debit ASI upas bertambah momen beku. Pastikan pula Bunda tiada menggudangkan ASI atas keratin palang almari bufet es atau freezer.

Lama penyimpanan ASI

Melansir Today's Parent, American Academy of Pediatrics juluk ASI angsal disimpan engat delapan perian setelah dimasukkan ke dalam lemari es. Namun, sebaiknya Simbok gunakan ASI di dalam empat perian ternama sama atas momen itu lemak, kegiatan enzim pencernaan, dan manfaat melawan jangkitan berharta atas puncaknya.

IDAI jua mengatakan periode kegigihan ASI berbeda-beda sesuai tempat penyimpanannya seperti berikut:

- Rubrik bersuhu pol 25 jenis Celsius. ASI dapat bertahan selama 6-8 jam via syarat wadah layak ditutupi lalu dijaga sedingin mungkin, apabila dibalut melalui tuala dingin.

- Cooler bag bersuhu -15-4 harga Celsius. ASI angsal berkukuh sewaktu sepanjang 24 detik via mengenai es batu lambai tadah ASI sekeliling batas hidup lalu cooler bag tidak selalu dibuka tutup.

- Lemari es bersuhu 4 harkat Celsius, ASI angsal bertahan sewaktu sepanjang 5 hari. Minat harus disimpan ala keratin di balik almari bufet es, tak ala pintu.

- Freezer almari bufet es 1 gerbang bersuhu -15 jenis Celsius, ASI angsal berkukuh selama 2 minggu. Freezer lemari es 2 gerbang bersuhu -18 harkat Celsius, ASI angsal bertahan selama 3-6 bulan. Freezer via gerbang ala sehubungan bersuhu -20 jenis Celsius, ASI angsal berkukuh selama 6-12 bulan. Dalam loka ini, ASI layak disimpan atas bagian di balik freezer, yaitu keratin temperatur hawa betul-betul stabil.

Meskipun ASI ipuh disimpan engat waktu yang lama, pada lebih baik kalau Bunda mengonsumsinya segera. ASI yang disimpan terlampau rentang waktu dapat mengalami penurunan buntingan vet minyak dan kualitas. Buanglah ASI coba keadaannya basi. ASI yang muncus kebanyakan atas beraroma cuka ataupun anyir.

Sebelum memberikannya ke Si Kecil, Bunda pun butuh menguangkan ASI beku. Boleh sebelah atas yang upas dilakukan seperti membiarkannya semalaman di almari bufet es, gunakan penghangat botol, ataupun memuati peti kemas di dalam tampung bermuatan uap hangat.

Jangan lupa pula ya, Bunda buat menghangatkan kembali ASI yang sudah pernah dicairkan. Menyeronokkan ASI yang selesei dicairkan banget baik dilakukan di dalam tadah bermuatan kukus hangat bersuhu 40 harkat Celsius selama agak-agak 20 menit.

Simak pula biaya siluman penyimpanan lalu ala membersihkan jambang ASI di dalam video berikut:



(som/som)





Ongkos Lahiran Simbok Tinggal Kurang? Dapatkan Duit Lebihan hingga Rp 10 Juta di Sini


LihatTutupKomentar